Saham Tesla Mengalami Penurunan Terbesar Sejak September 2020

 

Saham Tesla ditutup turun 8,55% pada hari Senin, karena investor yang bertaruh pada comeback pandemi diputar keluar dari Big Tech dan menumpuk menjadi saham siklus.

 

Ini penurunan terbesar Tesla sejak 23 September 2020, ketika ditutup turun 10,34%.

Saham rekan-rekan Big Tech perusahaan juga turun pada hari Senin, dengan Apple , Amazon dan Microsoft masing-masing ditutup lebih dari 2%. Secara keseluruhan, Nasdaq Composite turun 2,5% pada hari Senin, sementara Dow Jones Industrial Average membalikkan kerugian 200 poin menjadi ditutup naik 0,1%.

Saham Tesla juga bisa ditarik turun dari Bitcoin, yang memperlambat reli pada hari Senin. Koin itu turun sekitar 6% setelah bel hari Senin, menurut CoinDesk.

 

Awal bulan ini, Tesla mengungkapkan telah membeli Bitcoin senilai $ 1,5 miliar untuk “lebih banyak fleksibilitas untuk lebih mendiversifikasi dan memaksimalkan pengembalian uang tunai kami.” Perusahaan juga mengatakan berencana untuk mulai menerima pembayaran dalam Bitcoin.

Perusahaan “berada di jalur untuk menghasilkan lebih banyak dari investasi Bitcoinnya daripada keuntungan dari menjual mobil EV (kendaraan listrik) di sepanjang tahun 2020,” kata analis Wedbush Securities Daniel Ives dalam sebuah catatan penelitian selama akhir pekan.

Sumber : CNBC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *