Dinas Kesehatan Kudus Ungkap Ganasnya Corona India B.1716.2

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengungkapkan keganasan varian corona masuk India atau B.1716.2. Yulianto mengatakan, selain memiliki tingkat penularan yang tinggi, virus corona varian India juga menyebabkan kematian bahkan pada pasien tanpa gejala COVID-19.

Seperti yang terjadi pada 2 pasien COVID-19 asal Kudus yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri di Haji Donohudan Boyolali.

“Ya perkembangan klinisnya begitu cepat, waktu dievakuasi dari Kudus itu masih tanpa gejala. Tapi karena ciri varian baru sekali jadi progresif,” kata Yulianto.

Tidak hanya rentan terhadap orang tua, corona India juga memiliki tingkat kerentanan fatalitas atau lebih tinggi jika menyerang anak kecil.

“Kemudian ada juga yang tidak rentan seperti anak kecil, atau tidak fatal ternyata banyak yang meninggal, banyak yang (gejala) berat,” katanya.

“Varian ini tingkat transmisinya lebih cepat dan fatalitasnya juga tinggi,” tambahnya.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang baik. Padahal sudah mendapat vaksin sekalipun.

“Masyarakat saya patuhi protokol kesehatan dengan sangat disiplin. Jadi pakai masker harus sangat baik, boleh tidak begitu. Kemudian cuci tangan, jaga jarak, dan mobilitas harus ditekan. Di dalam rumah hanya untuk meminimalisir mobilitas, ” ucap Yulianto.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan varian corona India atau B16172 ditemukan di Kudus. Temuan itu berdasarkan tes Genome sequencing pada sampel pasien COVID-19 di Kudus yang dilakukan di Universitas Gajah Mada (UGM).

Ganjar menyebutkan ada 62 pasien yang terinfeksi virus corona varian India. Angka ini meningkat dari data sebelumnya yang menyebutkan ada 28 orang di Kudus terinfeksi virus corona varian India.

“Dari 72 sampel yang diuji, hasilnya ditemukan 62 sampel atau 86,11 persen pasien Covid-19 Kudus terdeteksi Strain India (Delta) B16172,” kata Ganjar melalui foto yang dikirimkannya melalui pesan singkat, Minggu (13/6).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *